18
Feb
09

Islam, Iman, Ihsan, Kiamat

18
Feb
09

Hadist-1 (Niat)

16
Feb
09

Demokrasi

Syaikh Abu Nashr Muhammad bin ‘Abdillah Al Imam

Definisi Demokrasi
Abdul Ghani Ar Rahhal di dalam bukunya, Al Islamiyyun wa Sarah Ad Dimuqrathiyyah mendefinisikan demokrasi sebagai “kekuasaan rakyat oleh rakyat”. Rakyat adalah sumber kekuasaan.
Ia juga menyebutkan bahwa orang yang pertama kali mengungkap teori demokrasi adalah Plato. Menurut Plato, sumber kekuasaan adalah keinginan yang satu bukan majemuk. Definisi ini juga yang dikatakan oleh Muhammad Quthb dalam bukunya Madzahib Fikriyyah Mu’ashirah. Dan juga oleh penulis buku Ad Dimuqrathiyyah fi Al Islam serta yang lainnya. Lanjutkan membaca ‘Demokrasi’

16
Feb
09

Hukum Menyingkat Salam

Oleh: Asy Syaikh Wasiyullah Abbas
(Ulama Masjidil Haram, pengajar di Ummul Qura)

Soal:

Banyak orang yang menulis salam dengan menyingkatnya, seperti dalam Bahasa Arab mereka menyingkatnya dengan س- ر-ب. Dalam bahasa Inggris mereka menyingkatnya dengan “ws wr wb” (dan dalam bahasa Indonesia sering dengan “ass wr wb” – pent). Apa hukum masalah ini?

Jawab:

Tidak boleh untuk menyingkat salam secara umum dalam tulisan, sebagaimana tidak boleh pula menyingkat shalawat dan salam atas Nabi kita shallallahu ‘alaihi wasallam. Tidak boleh pula menyingkat yang selain ini dalam pembicaraan.

16
Jan
09

Fatwa tentang Krisis Libanon, Irak, Afghanistan, dan Palestina (Bag. II)

Oleh: Asy Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan

“Pada masa ini telah banyak berbagai kejadian yang mengerikan yang menimpa kaum muslimin, disebabkan karena serangan dari musuh-musuh Allah dari segala arah. Perang di Afghanistan, perang di Irak, perang di Palestina, perang di Libanon. Namun yang kita dengar dan yang kita baca dari para penulis berita, yakni semua hujatan ditumpahkan kepada musuh-musuh Allah tersebut. Yakni dengan menyatakan kekejian perbuatan mereka dan mengecam apa yang mereka perbuat.

Tentu hal ini adalah perkara yang tidak diragukan lagi. Namun apakah musuh yang kafir tersebut akan menahan diri dari perbuatannya dengan berbagai kecaman tersebut? Orang-orang kafir, sejak dulu kala selalu menghendaki agar Islam dihapuskan dari permukaan (bumi). Sebagaimana firman Allah:
وَلاَ يَزَالُونَ يُقَاتِلُونَكُمْ حَتَّىَ يَرُدُّوكُمْ عَن دِينِكُمْ إِنِ اسْتَطَاعُواْ

(Yang artinya ) : “Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup. (QS Al-Baqarah:217) Lanjutkan membaca ‘Fatwa tentang Krisis Libanon, Irak, Afghanistan, dan Palestina (Bag. II)’

16
Jan
09

Fatwa tentang Krisis Libanon, Irak, dan Palestina (Bag. I)

Oleh: Asy Syaikh Rabi’ Bin Hadi Al-Madkhali

Beliau ditanya: “Apa pendapat Anda wahai Syaikh yang mulia tentang berbagai keadaan genting (krisis) di Libanon, Irak, Palestina? Jazakumullah khairan.” Lanjutkan membaca ‘Fatwa tentang Krisis Libanon, Irak, dan Palestina (Bag. I)’

16
Jan
09

Sikap dan Kewajiban Umat Islam terhadap Tragedi Palestina

Asy Syaikh Muhammad bin ‘Umar Bazmul hafizhahullah

Berikut penjelasan yang disampaikan oleh Fadhilatusy Syaikh Muhammad bin ‘Umar Bazmul hafizhahullah ketika beliau menjawab pertanyaan tentang apa sikap dan kewajiban kita terkait dengan peristiwa yang menimpa saudara-saudara kita di Ghaza – Palestina. Penjelasan ini beliau sampaikan pada hari Senin 9 Muharram 1430 H dalam salah satu pelajaran yang beliau sampaikan, yaitu pelajaran syarh kitab Fadhlul Islam. Semoga bermanfaat.
Kewajiban terkait dengan peristiwa yang menimpa saudara-saudara kita kaum muslimin di Jalur Ghaza Palestina baru-baru ini adalah sebagai berikut: Lanjutkan membaca ‘Sikap dan Kewajiban Umat Islam terhadap Tragedi Palestina’

25
Des
08

Adab-Adab Berbicara

llah ta’ala berfirman :

“ Dan janganlah kalian mengikuti apa-apa yang kalian tidak mempunyai ilmu tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya akan diminta pertanggung jawabannya “ (Al-Israa` : 36 )

Dan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“ Barang siapa yang dapat memberi jaminan atas apa yang ada antara jenggotnya dan yang berada diantara kedua kakinya, maka saya akan menjaminnya surga “[1]

Lanjutkan membaca ‘Adab-Adab Berbicara’

25
Des
08

Bab Adab-Adab Bertamu

Allah ta’ala berfirman : “ Dan apakah telah sampai kepadamu – kisah – tamu mulia Nabi Ibrahim ‘alaihis salam. Ketika mereka masuk menjumpai beliau seraya mengucapkan salam. Ibrahim emnjawab : Salam bagi kalian wahai kaum yang tidak saya kenali . Maka beliaupun bergegas[1] menjumpai keluarganya, kemudian datang dengan hidangan anak sapi yang gemuk. Lalu menyuguhkannya kepada mereka, dan beliau mengatakan : Tidakkah kalian memakannya ? “ (Adz-Dzariyat : 24 – 27)

Dan beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka janganlah dia menyakiti tetangganya, barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tmaunya. Dan barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaknya dia berkata yang baik atau diam “[2]

Di antara adab-adab bertamu: Lanjutkan membaca ‘Bab Adab-Adab Bertamu’

25
Des
08

Adab-Adab Ketika Tidur

Allah Subhanahu wa Ta`ala berfirman:
“Dan termasuk dari ayat-ayat Kami (yaitu) waktu  tidur kalian di malam hari  dan waktu kalian mengusahakan (mencari) karunia (rizki)-Nya di siang hari. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekusaan-Nya bagi kaum yang mereka mau mendengar.” (Ar Ruum: 23)
-    Allah Subhanahu wa Ta`ala juga berfirman:
“Dan Kami jadikan tidur kalian sebagai istirahat.” (An-Naba`: 9)
-    Berkata Al-Barra` bin Azib Radhiallahu ‘anhu: Bersabda Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam:
“Jika engkau mendatangi tempat tidurmu maka hendaklah berwudhu sebagaimana wudhumu ketika hendak shalat, kemudian tidurlah di atas rusuk sebelah kanan kalian, kemudian berdoalah: ‘Ya Allah, aku serahkan diriku kepada-Mu dan aku kembalikan urusan-urusanku kepada-Mu…al-hadits.”
Di antara adab-adab ketika hendak tidur yaitu: Lanjutkan membaca ‘Adab-Adab Ketika Tidur’